Senin, 01 Desember 2014

Advanced Induction Hardening

Pemanasan induksi, yang selama ini telah digunakan dalam proses peleburan logam, merupakan sistem pemanasan yang sangat cepat dan efisien karena rugi-rugi radiasi dapat dikurangi. Pengerasan permukaan roda gigi menggunakan mesin pemanas induksi dilakukan dengan meletakkan roda gigi di dalam kumparan/coil yang dialiri arus listrik sehingga timbul medan magnet yang menghasilkan panas. Pemanasan secara kontinyu pada roda gigi hingga temperaturnya mencapai fase transformasi dan disertai dengan proses pendinginan cepat dapat menghasilkan pengerasan pada permukaan roda gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan alat pemanas induksi untuk proses pengerasan roda gigi

Sistem rangkaian berbasis Metal-Oxide Semiconductor Field-Effect Transistor (MOSFET) dirancang untuk menghasilkan arus AC pada kumparan dengan frekuensi tinggi. Frekuensi kerja yang berkisar antara 30- 80 KHz akan memberikan pemanasan yang terkonsentrasi pada permukaan roda gigi sehingga bagian
dalam roda gigi tetap bersifat ulet sehingga mampu menahan beban puntir yang besar. Perubahan proses pemanasan yang dilakukan roda gigi dari peleburan atau pemanas beralih pada mesin pemanas induksi dapat meningkatkan keseragaman dan ketepatan proses pemanasan roda gigi. Proses pemantauan dan pengukuran pemanasan menggunakan mesin pemanas induksi lebih mudah sehingga dapat membantu membuat produk roda gigi yang lebih berkualitas dan seragam.

Pelatihan Advanced Induction Hardening diselenggarakan di Braja Mukti Cakra, Bekasi - Jawa Barat. Dilaksanakan tanggal 29 November s/d 13 Desember 2014.
 

Para Pengajar :
Dwi Marta Wijaya

Rabu, 26 November 2014

Dasar Sistem Kelistrikan untuk Teknisi Gedung Angkatan 2

Dalam sistem kontrol industri Instrumen dan Kelistrikan merupakan dua hal yang sangat penting dalam menunjang suatu proses produksi.

Instrumen berfungsi sebagai pengindra dan pemroses, sedangkan kelistrikan berfungsi sebagai sumber penyedia agar peralatan instrumen dapat beroperasi secara aman dan benar.
Pengetahuan dan pemahaman secara benar dan utuh tentang instrumen dan kelistrikan tentu akan sangat membantu dalam mendisain, pelaksanaan, pengoperasian serta tanggap dalam mengatasi permasalahan yang mungkin terjadi pada suatu sistem kontrol.
 
Pelatihan Dasar Sistem Kelistrikan untuk Teknisi Gedung diselenggarakan di Engineering Center FTUI, Depok. Dilaksanakan tanggal 17 s/d 21 November 2014. 

Para Pengajar :
A. Damar Aji, Ir., M.Kom
Isdawimah, ST., MT
Ismujianto, Ir., MT
Kusnadi, Drs., ST., M.Si
 

Training " Pemantauan dan Analisa Getaran untuk Predictive Maintenance

Perawatan Preventif (Preventive Maintenance) Adalah pekerjaan  perawatan yang bertujuan untuk mencegah terjadinya kerusakan, atau cara  perawatan yang direncanakan untuk pencegahan (preventif). Ruang lingkup pekerjaan preventif termasuk: inspeksi, perbaikan kecil,pelumasan dan penyetelan, sehingga peralatan atau mesin-mesin selama  beroperasi terhindar dari kerusakan.

Training  " Pemantauan dan Analisa Getaran untuk Predictive Maintenance. Dilaksanakan di P2M DTM FTUI, Jakarta. tanggal 26 s/d 28 November 2014, Para peserta dari Indonesia Power.

Pengajar :
Dr. Ir. Wahyu Nirbito, MSME

Senin, 24 November 2014

Electric Motor Operation, Maintenance & Troubleshooting

In House Training ini memberikan pengetahuan dan ketrampilan tentang pemeliharaan (maintenance), perlindungan (protection), pengendalian (control) dan pelacakan kerusakan (trouble shooting) dari motor listrik yang banyak digunakan di dunia industri. Dijelaskan pula mengapa diperlukan pengendalian, proteksi dan pemeliharaan motor listrik diperlukan dalam suatu proses produksi yang menggunakan motor listrik. Pemilihan tipe, unjuk kerja, kendali yang sesuai untuk suatu motor listrik yang diharapkan untuk dapat memutar jenis beban tertentu juga dijelaskan.
In House Training Electric Motor Operation, Maintenance & Troubleshooting diselenggarakan di PT Holcim, Citereup Bogor. Dilaksanakan tanggal 19 s/d 21 November 2014.

Para Pengajar :
A. Damar Aji, Ir., M.Kom
Isdawimah, ST., MT
Ismujianto, Ir., MT
Kusnadi, Drs., ST., M.Si
Ir. Seto Tjahyono

Senin, 17 November 2014

Dasar Sistem Kelistrikan untuk Teknisi Gedung Angkatan 1

Dalam sistem kontrol industri Instrumen dan Kelistrikan merupakan dua hal yang sangat penting dalam menunjang suatu proses produksi.

Instrumen berfungsi sebagai pengindra dan pemroses, sedangkan kelistrikan berfungsi sebagai sumber penyedia agar peralatan instrumen dapat beroperasi secara aman dan benar.
Pengetahuan dan pemahaman secara benar dan utuh tentang instrumen dan kelistrikan tentu akan sangat membantu dalam mendisain, pelaksanaan, pengoperasian serta tanggap dalam mengatasi permasalahan yang mungkin terjadi pada suatu sistem kontrol.

Pelatihan Dasar Sistem Kelistrikan untuk Teknisi Gedung diselenggarakan di Engineering Center FTUI, Depok. Dilaksanakan tanggal 10 s/d 14 November 2014. 

Para Pengajar :
A. Damar Aji, Ir., M.Kom
Isdawimah, ST., MT
Ismujianto, Ir., MT
Kusnadi, Drs., ST., M.Si

Operasi dan Pemeliharaan Boiler

BOILER/KETEL UAP adalah suatu bejana tertutup yang berisi air atau fluida yang di panaskan. Fluida atau air yang di panaskan tersebut keluar dari bejana boiler yang akan di gunakan bermacam proses ataupun aplikasi pemanasan. Jika air dididihkan sampai menjadi steam, volumnya akan meningkat sekitar 1.600 kali, menghasilkan tenaga yang menyerupai bubuk mesiu yang mudah meledak, sehingga boiler merupakan peralatan yang harus dikelola dan dijaga dengan sangat baik.

Unjuk kerja sistem boiler yang sesuai dengan standart akan menjamin kelangsungan dan kestabilan operasi mesin pembangkit. Kurangnya pemahaman tentang prosedur pengoperasian boiler yang benar dan efisien akan mengakibatkan kerusakan peralatan dan terganggunya operasi sistem sehingga menurunkan kinerja unit pembangkit. Untuk mengatasi masalah tersebut perlu SDM yang kompeten, pelatihan ini dapat memberikan solusi terhadap masalah pengoperasian sistem boiler tingkat dasar di pembangkit thermal

Pelatihan Operasi dan Pemeliharaan Boiler diselenggarakan di P2M DTM FTUI, Salemba. Dilaksanakan tanggal 12 s/d 14 November 2014.

Para Pengajar :
Prof. Dr. Ir. Adi Surjasatyo, M.Eng
Ir. Agung Subagio, Dipl. Ing

Senin, 10 November 2014

Optimalisasi Pemeliharaan Preventif

Maintenance merupakan salah satu dari controllable operating cost terbesar dalam suatu industri padat modal. Maintenance merupakan fungsi bisnis yang kritikal., yang mempengaruhi resiko komersil, output, kualitas, biaya produksi, keselamatan dan performance lingkungan.
 
Kebanyakan industri menggunakan PM (preventive maintenance) sebagai sistem maintenancenya. Kegiatan PM meliputi inspeksi dan cek serta repair sebagai tindakan koreksi dan bertujuan untuk mencegah kerusakan. Dalam PM, kegiatan maintenance dilakukan berdasarkan pada waktu yang telah ditetapkan (time based) atau berdasarkan pada kondisi alat (condition based).
 
Program PM biasanya disusun berdasarkan pada manual, rekomendasi pabrik dan pengalaman tanpa melakukan analisa resiko untuk menentukan prioritas. Hal ini menyebabkan sebagian besar kegiatan maintenance kurang efektif sehingga menyebabkan pemborosan.

Pelatihan Optimalisasi Pemeliharaan Preventif diselenggarakan di P2M DTM FTUI, Salemba. Dilaksanakan tanggal 4 Oktober s/d 6 November 2014.

Para Pengajar :
Andrie Novera, ST
Gunawan, ST, MT

Sistem Instalasi dan Proteksi Jaringan Listrik

Listrik adalah sarana yang sangat vital pada Industri atau Gedung, Kesalahan dalam pemasangan suatu instalasi listrik dapat mengakibatkan k...