Kamis, 12 Juni 2014

Training “ Mesin Rotating Operation and Maintenance “

Mekanisme sistem kerja pada peralatan electrichal mechanical industri rata-rata menggunakan sistem penggerak berotasi (putaran). Para engineer atau operator harus dapat memahami dengan benar cara kerja, struktural atau desain peralatan dan SOP penggunaan alat. Sistem rotasi alat harus dapet terdefinisikan dengan pasti, sifat rotasi, poros & putarannya, hingga ke peralatan yang terkait pada sistem rotasi tersebut seperti pompa, kompresor, turbin juga blower.

Pengetahuan tersebut akan membantu untuk dapat melakukan perawatan dan pemeliharaan alat dengan maksimal, selain itu juga dapat mengetahui menganalisa hasil kerja peralatan ataupun jika ada trouble shooting / kerusakan pada alat dapat dengan segera mendeteksi & memperbaiki kinerja peralatan seperti semula.

Training " Mesin Rotating Operation and Maintenance ". Dilaksanakan di P2M DTM FTUI, Jakarta. tanggal 3 s/d 5 Juni 2014

Para Pengajar :
Prof. Dr. Ir. Yanuar, M.Eng
Dr. Ir. Adi Surjasatyo, M.Eng
Ir. Seto Tjahyono

Training " Desain dan Kontruksi Bangunan Teknik Sipil



Teknik konstruksi adalah sebuah disiplin profesional yang menangani perancangan, perencanaan, konstruksi, dan manajemen infrastruktur seperti jalan bebas hambatan, jembatan, bandar udara, rel, bangunan, bendungan, dan sarana lainnya. Insinyur konstruksi bersifat unik karena merupakan gabungan antara insinyur sipil dan manajer konstruksi. Insinyur konstruksi mempelajari aspek perancangan sebagaimana insinyur sipil dan fungsi manajemen situs konstruksi sebagaimana manajer konstruksi.

Perbedaan utama antara seorang insinyur konstruksi dan manajer konstruksi adalah bahwa insinyur konstruksi mampu memegang lisensi Insinyur Profesional (PE), sementara manajer konstruksi tidak. Pada tingkat pendidikan, manajer konstruksi tidak berfokus pada perancangan karena mereka bergerak di bidang prosedur konstruksi, metode, dan manajemen sumber daya manusia. Tujuan utama mereka adalah menyelesaikan sebuah proyek tepat pada waktunya dengan anggaran terbatas dan kualitas yang diharapkan.


Training " Desain dan Kontruksi Bangunan Teknik Sipil ". Dilaksanakan di P2M DTM FTUI, Jakarta. tanggal 3 s/d 5 Juni 2014

Para Pengajar :
Dr. -Ing. Henki Wibowo Ashadi
Ir. El Khobar M Nazech, M.Eng
Dr. Erly Bahsan, M.Kom

Training "Basic Air Conditioning System Design Course Schedule"



Pelatihan/ Training ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam bidang Perencanaan Sistem Tata Udara. Bahan ajaran ini yang akan disajikan antara lain : dasar - dasar psikrometrik yang meliputi sifat-sifat udara, penggunaan dalam proses diagram psikrometrik, serta siklus refrigerasi berikut penganalisisnya secara rinci. Perhitungan beban pendinginan dengan mempergunakan data dan cara yang tercantum dalam buku "Carrier System Design Manual" bab 1. Pemilihan macam peralatan tata udara, meliputi mesin distribusi udara (Air Handling Unit) dan mesin chiller jenis torak. Dibahas juga pertimbangan pemakaian sistem 'Direct Expansion' dan 'Chilled Water’ Untuk mempelajari Sistem Distribusi Udara serta Sistem Distribusi Air dan Refrigeran, sebagai referensi dipakai buku "Carrier System Design Manual" bab 2 dan bab 3. 
Secara umum akan dibahas pula metode dan prinsip pengontrolan, "zoning", mesin refrigerasi absorpsi dan centrifugal.
Training Basic Air Conditioning System Design Course Schedule. Dilaksanakan di P2M DTM FTUI, Jakarta. tanggal 2 s/d 13 Juni 2014
Para Pengajar :
Prof. Dr. Ir. Muhamad Idrus Alhamid
Dr. Ir. Budihardjo, Dipl. Ing
Dr.-Ing. H. Nasruddin, M.Eng
Dr. Ir. Warjito, M.Eng
Ir. Rusdi Malin, M.Eng
Ir. Agung Subagio, Dipl. Ing
Ir. Iwan Yogisaputra
Ir. Soufyan M Noerbambang, MSME

Jumat, 23 Mei 2014

Bejana Bertekanan (Pressure Vessel)

Bejana tekan merupakan wadah tertutup yang dirancang untuk menampung cairan atau gas pada temperatur yang berbeda dari temperatur lingkungan. Bejana tekan digunakan untuk bermacam-macam aplikasi di berbagai sektor industri seperti industri kimia (petrochemical plant), energi (power plant), minyak dan gas (oil & gas), nuklir, makanan, bahkan sampai pada peralatan rumah tangga seperti boiler pemanas air atau pressure cooker.

Training Bejana Bertekanan (Pressure Vessel). Dilaksanakan di Hotel Lumire, Jl Senen Raya, Jakarta. tanggal 20 s/d 23 Mei 2014. para peserta dari PT. Badak NGL Bontang

Para Pengajar :
Dr. Ir. Warjito, M.Eng
Dr. Ir. Gatot Prayogo, M.Eng
Dr. Ir. Ario Sunar Baskoro, ST, M.Eng
Gunawan, ST, MT

Senin, 19 Mei 2014

Training Preventive Maintenance dan Total Productive Maintenance

 Preventive Maintenance sebagai suatu strategi yang unggul dalam memenuhi tuntutan dunia industri, perlu ditingkatkan lagi kualitasnya terutama dengan melibatkan dan memberdayakan bagian produksi dengan melaksanakan program TPM. Dalam implementasinya dibutuhkan strategi khusus sehingga tidak menimbulkan dampak negatif yang justru kontra produktif dengan tujuan awalnya.
From PM to TPM memberikan gambaran kondisi saat ini industri yang menerapkan strategi PM dan berkeinginan “menyeberang” kepada program TPM.

Pelatihan Preventive Maintenance dan Total Productive Maintenance diselenggarakan di P2M Departemen Teknik Mesin, FTUI Jakarta. Dilaksanakan tanggal 12 s/d 14 Mei 2014. para peserta dari PT. Cargil

Para pengajar :
Dr. Ir. Imansyah Ibnu Hakim, M.Eng
Muhamad Adhitya, ST, M.Sc
Gunawan, ST, MT

Training Proses Kontrol dan Instrumentasi

 
Instrumentasi digambarkan sebagai "the art and science of measurement and control". penerapan alat ukur dan sistem pengendalian pada suatu obyek untuk tujuan mengetahui harga numerik variable suatu besaran proses dan juga untuk tujuan mengendalikan besaran proses supaya berada dalam batas daerah tertentu atau pada nilai besaran yang diinginkan (set point).

Training Proses Kontrol dan Instrumentasi. Dilaksanakan di Hotel Acacia, Jl Kramat Raya, Jakarta. tanggal 6 s/d 9 Mei 2014. para peserta dari PT. Badak NGL Bontang

Para Pengajar :
Dr. Ir. Engkos A. Kosasih, MT
Ir. Kusnadi, M.Si
Ir. A. Damar Aji, M.Kom

Selasa, 29 April 2014

Perencanaan Preventive Maintenance


Pemeliharaan Preventif merupakan sistem pemeliharaan yang bisa diandalkan untuk menekan terjadinya gangguan mendadak (breakdown) pada peralatan pabrik. Gangguan yang terjadi secara mendadak sangat potensial untuk menimbulkan kerugian besar pada proses produksi. Akibatnya bisa berupa kegagalan dalam mencapai target produksi, ketiadaan personil, ketidaksiapan sukucadang dan sebagainya. Penerapan sistem pemeliharaan ini memiliki kiat-kiat tertentu dalam penerapannya yang dimulai dari penyusunan standar, rencana kegiatan, supervisi pelaksanaan, evaluasi dan analisis hasil pemeliharaan dan sebagainya.
Melalui paket ini Anda akan mampu "menjinakkan" mesin/alat sehingga diperoleh efisiensi yang tinggi.

Training Perencanaan Preventive Maintenance, diselenggarakan di P2M Departemen Teknik Mesin, FTUI Jakarta, tanggal 28-30 April 2014. Dengan para peserta dari  PT Cargil

Para Pengajar :
Dr. Ir. Imansyah Ibnu Hakim, M.Eng
Muhamad Adhitya, ST, M.Sc
Gunawan, ST, MT

Sistem Instalasi dan Proteksi Jaringan Listrik

Listrik adalah sarana yang sangat vital pada Industri atau Gedung, Kesalahan dalam pemasangan suatu instalasi listrik dapat mengakibatkan k...