Senin, 30 Juli 2018

Asuhan Persalinan Normal (APN)


Training Asuhan Persalinan Normal yaitu training mengenai  pencegahan dikarenakan tingginya angka kematian yang di alami oleh perempuan di negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Seperti yang di lansir www.unicef.org Setiap dua menit, di suatu tempat di dunia, seorang perempuan meninggal dikarenakan komplikasi kehamilan. Pada setiap wanita yang meninggal, 20 sampai 30 menderita masalah yang signifikan dan kadang-kadang seumur hidup karena kehamilan mereka. oleh karna itu hal ini lah yang membuat para praktisi rumah sakit dan anggota tim medis berusaha untuk meminimalisir kematian perempuan di negara-negara berkembang khusus nya di Indonesia dengan sebab persalinan. dan melakukan hal hal yang efektif dalam rangka meminimalisir kematian perempuan dengan sebab persalinan.

Pelatihan Asuhan Persalinan Normal (APN) diselenggarakan di Gedung PKMI Pusat Lt.2 Jl. Kramat Sentiong No. 49A Jakarta Pusat, Tanggal 23 Juli – 1 Agustus 2018


Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS)


Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) atau pemberian bantuan hidup dasar dalarn asuhan keperawatan gawat darurat dapat terjadi pada setiap sistem tubuh yang biasa terjadi akibat trauma atau gangguan sirkulasi pada sistem jantung paru (kardio-pulmonar). Pemberian bantuan hidup dasar pada waktu dan cara yang tepat akan mengurangi angka kematian dan kecacatan. Bantuan hidup dasar diberikan untuk menyelamatkan jiwa dan meminimalisir kerusakan organ.
Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) saat ini telah menjadi persyaratan mutlak untuk setiap perawat dan bidan yang bekerja di pelayanan kesehatan, termasuk Tim Kesehatan Haji. Perawat dan bidan sebagai bagian dari anggota Tim Kesehatan wajib memiliki ketrampilan dasar tentang BTCLS sebagai kornpetensi dasar. Henti nafas dan atau henti jantung bisa terjadi sepanjang rentang gawat darurat baik pre­hospital, in-hospital dan post-hospital.

Pelatihan Basic Trauma  Cardiac Life Support (BTCLS) diselenggarakan di DINKES Jakarta Pusat. Tanggal 23—27 Juli 2018

Rabu, 25 Juli 2018

Welding Inspector Angkatan 26

seorang pekerja yang bertugas untuk menginspeksi kualitas atau Quality Control (QC) suatu produk pengelasan sesuai dengan standar yang ditentukan seperti ASME, AWS, API atau juga BKI. Sebagai seorang WI juga harus mampu menerapkan Welding Prosedur ke dalam produk, agar kualitas hasil las lasan sesuai kriteria dan aman jika digunakan. Beberapa contoh Produk yang biasanya perlu inspeksi adalah konstruksi, bejana tekan, boiler, kapal, instalasi pipa gas maupun cairan dan juga beberapa produk yang rawan terjadi kerusakan dan dapat membahayakan.
Tugas welding inspektor pada pelaksanaanya di lapangan tidak hanya menginspeksi, namun mereka juga kadang bertugas untuk membuat welding map, membuat laporan, melakukan pengujian DT NDT jika mereka mempunyai kemampuan atau sertifikat yang sesuai dengan pengujian tersebut. Karena sebagian perusahaan ada juga yang menginginkan hal tersebut agar tidak terlalu banyak pegawai dalam perusahaannya, karena hal tersebut juga berpengaruh pada pengeluaran perusahaan.

Untuk Anda yang ingin menjadi Welding Inspector, maka Anda harus mampu menguasai bahasa Inggris minimal pasif. Karena sebagian besar materi yang diberikan menggunakan bahasa Inggris, selain itu juga bisa matematika dasar. Sebelum mengikuti pelatihan Welding Inspector biasanya para peserta diwajibkan untuk mengkuti tes, dari tes tersebut dapat diketahui Anda diperbolehkan untuk mengikuti pelatihan atau tidak. Karena nanti pada pelaksanaannya tugas WI cukup berat.

Program Profesi Welding Inspector Angkatan 26, diselenggarakan di P2M Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Indonesia. Tanggal, 23 Juli s/d 31 Agustus 2018

Para Pengajar :
Dr. Ir. Warjito, M.Eng
Dr. Ario Sunar Baskoro, ST., MT., M.Eng
Adi Wijaya
Dr. Ir. Gatot Prayogo, M.Eng
Dr. Sugeng Supriyadi, ST., M.S.Eng
Ir. Sabandi Ismadi, M.Sc
Ir. Seto Tjahyono, MT
Ir. Toto Suprawoto 
Firman Ady Nugroho, ST., MT.

Senin, 23 Juli 2018

PELATIHAN "PEMELIHARAAN CHILLER"

Unit Chiller  atau  biasa disebut Refrigeration Plant Unit memerlukan penanganan yang khusus agar dapat mencapai performance yang optimal. 
Oleh karena itu bagi mereka yang sudah memiliki atau yang ingin memiliki unit ini perlu terlebih dahulu faham akan bagaimana cara kerja, penginstalasian maupun pemeliharaannya, agar investasi yang tertanam di unit ini tidak sia-sia. 

Harus diketahui pula bahwa dari seluruh komponen sistem tata udara ( Air Conditioning System ), unit Chiller adalah unit yang paling besar harganya. Selain itu beragamnya type unit ini perlu berbagai pertimbangan sebelum melakukan investasi

Pelatihan Training  Pemeliharaan Chiller, diselenggarakan di P2M DTM FTUI, tanggal 23 s/d 25 Juli 2018.

Para Pengajar :
Ir. Rusdi Malin, M.Eng
Abdullah

Senin, 16 Juli 2018

OPERASI DAN PEMELIHARAAN LIFT DAN ESCALATOR

Undang – undang No. 18 tahun 1999 tentang jasa konstruksi  yang diundangkan  tanggal 7 mei 1999 dan mulai berlaku tanggal 7 mei 2000 dalam passal 9 mengamanatkan bahwa : Orang perorangan yang dipekerjakan oleh badan usaha sebagai perencana   kontruksi atau pengawas konstruksi atau tenaga tertentu dalam badan usaha pelaksana konstruksi harus memiliki sertifikat keahlian.

Tenaga kerja yang melaksanakan pekerjaan keteknikan yang bekerja pada pelaksana konstruksi harus memiliki sertifikat keterampilan dan keahlian kerja

Para Pengajar :
Ir. Ricky Rumindo
Ir. Rusdi Malin, M.Eng
Drs. Oce Murdiaman

Rabu, 11 Juli 2018

Workshop Para Pimpinan, Pokja Akreditasi, Para Apoteker dan Kepala Instalasi Farmasi dalam Pelayanan Kefarmasian dan Pengguna Obat (PKPO)

Pelayanan farmasi rumah sakit adalah bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pelayanan kesehatan rumah sakit yang utuh dan berorientasi kepada pelayananpasien, penyediaan obat yang bermutu dan terjangkau bagi semua lapisan masyarakat

Workshop Para Pimpinan, Pokja Akreditasi, Para Apoteker dan Kepala Instalasi Farmasi dalam Pelayanan Kefarmasian dan Pengguna Obat (PKPO) diselenggarakan di Hotel Grand Sahid - Jakarta, Tanggal, 12 s/d 13 Juli 2018.
Penyelenggara :
KARS, organisasi non profit yang mengusung visi untuk menjadi badan akreditasi tingkat nasional dan internasional. Juga, punya misi untuk membimbing dan membantu rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien melalui akreditasi, telah mendapatkan pengakuan internasional dari The International Society for Quality in Health Care (ISQua)

Selasa, 10 Juli 2018

Welder Brazing and Soldering

Menyolder (soldering)
Sebuah proses di mana logam yang sama atau berbeda yang bergabung menggunakan paduan yang biasanya mencakup atau berbasis timah dikombinasikan dengan timbal, perak, antimon, bismut dan indium. Dengan pengertian lain menyolder/soldering adalah suatu cara menyambung dengan menggunakan logam pengisi. Biasanya logam pengisi mempunyai titik cair yang lebih rendah dari logam yang akan disolder. Untuk mencairkan logam pengisi tidak digunakan api langsung ke benda yang akan disambung, melainkan menggunakan solder yang dipanasi terlebih dahulu. Panas yang diperlukan kira-kira di bawah 450 derajat celcius. Logam pengisi yang digunakan adalah dari bahan paduan timbal.

Mematri (brazing)
Proses mematri adalah sama seperti solder, meskipun logam dan suhu berbeda. Anda dapat mengeraskan pipa, batang, logam datar, atau bentuk lain selama cocok dengan potongan terhadap satu sama lain tanpa kesenjangan besar. Mematri menangani konfigurasi lebih luar biasa dengan sendi linier, sedangkan sebagian besar las lasan membuat spot pada bentuk sederhana.

Pelatihan Training  Welder Brazing & Soldering, diselenggarakan di P2M DTM FTUI, tanggal 10 - 12 Juli 2018. dengan para peserta dari PT Daikin


Para Pengajar :
Ir. Mohamad Amir
Yodi Siswanto

Pengoperasian dan Perawatan Instalasi Listrik Gedung

Dengan banyaknya pembangunan gedung bertingkat (Hight Rise Building) maka sangatlah dibutuhkan teknisi-teknisi listrik yang andal, yang paham akan tugasnya sehari-hari.

Listrik adalah sarana yang sangat vital pada industri atau gedung. Kesalahan dalam pemilihan peralatan dan pemasangan dapat mengakibatkan kerugian. Listrik  sangat berbahaya jika terjadi kesalahan dalam penggunaan maupun pemasangan. Permasalahan yang banyak terjadi adalah akibat kekurangan pengertian dari teknisi dan operator  dalam perawatan dan pengoperasian suatu system kelistrikan pada gedung atau industri.

Sebagai seorang teknisi listrik pada gedung, sangatlah perlu mengikuti pelatihan ini, agar dapat menjalankan tugasnya dengan aman dan benar.

Pelatihan Pengoperasian, Perawatan dan Pemeriksaan Instalasi Listrik Gedung diselenggarakan di RSUI - Depok. Tanggal, 9 - 11 Juli 2018.


Para Pengajar :
Ir. Rusdi Malin, M.Eng
Dr.Isdawimah ST.MT
Agus Tiawan, Spd

Senin, 02 Juli 2018

Pengoperasian, Perawatan dan Pemeriksaan Instalasi Listrik pada Bangunan Gedung

Pelatihan Bersertifikasi Listrik ini ditujukan bagi para perencanaan, instalasi dan pemeliharaan bidang kelistrikan dengan pengalaman di bidang kelistrikan lebih dari 2 tahun, diselenggarakan berdasarkan Keputusan Direktur Jendral Pembinaan Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan tentang Sertifikasi Kompetensi Kelistrikan, bahwa listrik mengandung potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan tenaga kerja dan orang lain yang berada di dalam lingkungan tempat kerja, dan mengancam keamanan bangunan beserta isinya, maka setiap teknisi yang diserahi tugas dan tanggung jawab dalam pekerjaan pemasangan, pengoperasian, pemeliharaan, pemeriksaan, pengujian dan perbaikan instalasi listrik harus memenuhi syarat kompetensi Kelistrikan yang dibuktikan dengan sertifikat dan lisensi kelistrikan.

Pelatihan Elektrikal dan Sertifikasi diselenggarakan di Jakarta Intercultural School. Tanggal, 2 s/d 6 Juli 2018.

Pengajar :
A. Damar Aji, Ir., M.Kom
Dr. Isdawimah, ST., MT
Suhartono

Sistem Instalasi dan Proteksi Jaringan Listrik

Listrik adalah sarana yang sangat vital pada Industri atau Gedung, Kesalahan dalam pemasangan suatu instalasi listrik dapat mengakibatkan k...